Jenis Penyakit Jantung

Penyakit Arteri Koroner

Penyakit Arteri Koroner (Coronary artery disease (CAD) merupakan penyempitan atau terhambatnya aliran darah dalam pembuluh darah koroner yang biasanya disebabkan oleh aterosklerosis (atherosclerosis). Aterosklerosis (atherosclerosis) (kadang dikenal sebagai ‘pengerasan’ dari pembuluh darah) merupakan pembentukkan timbunan kolesterol dan lemak (disebut juga dengan plak (plaques)) pada bagian dalam pembuluh darah. Plak-plak ini menghambat aliran darah menuju otot jantung dengan cara menyumbat pembuluh darahnya ataupun dengan cara menyebabkan fungsi dan bentuk pembuluh darahnya menjadi tidak sempurna.

Tanpa adanya pasokan darah yang mencukupi, jantung tersebut menjadi kekurangan oksigen serta nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan untuk melakukan tugasnya dengan sempurna. Hal ini dapat menyebabkan rasa nyeri dada yang disebut angina atau sesak nafas. Jika pasokan darah yang menuju otot jantung dihentikan sepenuhnya dengan pembentukan gumpalan darah beku dalam pembuluh darahnya, atau jika energi yang dibutuhkan jantung menjadi lebih besar daripada pasokan darahnya itu sendiri, hal tersebut dapat mengakibatkan terjadinya serangan jantung (yang melukai otot jantungnya).

Penyebab yang pasti dari Penyakit Arteri Koroner (Coronary artery disease (CAD) ini masih belum jelas, tetapi berikut ini merupakan faktor-faktor resiko yang sudah jelas:

  • kebiasaan merokok
  • tekanan darah tinggi
  • kadar kolesterol yang tinggi
  • suatu keadaan dimana tubuh jarang bergerak
  • memiliki berat badan yang berlebihan atau obesitas
  • penyakit gula darah
  • sejarah keluarga yang memiliki riwayat penyakit jantung
  • umur

Penyakit Arteri Koroner (Coronary artery disease (CAD) tetap menjadi penyebab utama kematian dalam masyarakat kita. Di Singapura sendiri, kematian karena serangan jantung (sebagian besar karena CAD) merupakan penyebab kematian nomor dua setalah kanker. Cara terbaik untuk mengantisipasi CAD ini adalah dengan cara mencegahnya. Tes pemeriksaan CAD untuk mengetahui adanya gangguan tersebut sebelum gejalanya berkembang sangatlah penting. Perubahan gaya hidup pribadi berdasarkan faktor-faktor resiko, pemberian obat-obatan, angioplasti koroner dan operasi pemotongan pembuluh darah arteri koroner merupakan acuan yang tepat untuk penanganan yang efektif. Bagi orang-orang yang sudah mengetahui adanya CAD dalam kehidupan mereka atau bagi mereka yang sudah pernah mendapatkan penanganan karena serangan jantung, mengurangi faktor-faktor resiko ini menjadi amatlah penting untuk meningkatkan kualitas hidup serta mengurangi pertumbuhan penyakitnya.